ex machina

Artificial Inteligence di Masa Depan Perkiraan Film Ex Machina

Jika kalian menyukai film film bergenre science fiction atau mahasiswa informasi teknologi atau ilmu komputer. Kalian pasti menyukai film ex machina. Ex machina adalah film yang dirilis pada tahun 2015.

Ex machina menceritakan mengenai seorang programmer yang mendapatkan kesempatan belajar dengan pengembang artificial intelligence sekaligus pemilik web browser terkenal di dunia bernama nathan. Dengan memiliki mesin browser web di dunia kita seperti google. Nathan memiliki akses mengenai seluruh manusia bekerja dan berinteraksi dengan komputer dengan keyword yang mereka masukkan di dalam mesin pencarian tersebut.

Dengan data data yang diberikan dari perusahaan yang nathan memiliki. Nathan tinggal di fasilitas keamanan tingkat tinggi dimana dia mengembangkan artificial intelligence yang memiliki kecerdasan setingkat dengan manusia. Bahkan nathan juga mendesain artificial intelligence tersebut dibungkus di dalam robot yang didesain semirip mungkin dengan manusia.

ex machina

Caleb sebelumnya adalah karyawan programmer yang bekerja di perusahaan mesin browser kepunyaan nathan. Dengan algoritma yang dimiliki nathan dia mencari kandidat seseorang untuk menguji robot artificial intelligence yang sedang dia kembangkan. Tes tersebut dinamakan sebagai turing test.

Inti dari turing test sendiri yaitu melibatkan seorang manusia diujikan berinteraksi dengan artificial intelligence yang dikembangkan namun tanpa diperlihatkan oleh manusia yang sedang diuji tersebut. Saat manusia tersebut tidak bisa membedakan apakah dia sedang berinteraksi dengan manusia atau robot. maka dikatakan bahwa robot artificial intelligence tersebut sukses melewati turing test.

Namun turing test yang diujikan pada caleb berbeda. Robot artificial intelligence yang sedang dikembangkan nathan yaitu bernama ava. Ava tidak disembunyikan dari caleb saat mereka berinteraksi ketika turing test berlangsung. Sebaliknya robot ava diperlihatkan di depan caleb, kemudian caleb menguji ava tersebut dengan merasakan apakah ava terlihat memiliki kesadaran dalam eksistensinya sama seperti manusia atau tidak.

Saat memasuki fasilitas tersebut caleb mulai merasakan perasaan claustrophobic dikarenakan fasilitas bangunan yang memiliki tingkat keamanan tinggi tersebut didesain tanpa jendela dengan dindingnya yang diperkuat dengan fiber optik. Sehingga baik internet, sinyal telepon tidak dapat melewati ruangan di dalam fasilitas tersebut.

Karena fasilitas bangunan yang tertutup tersebut membuat caleb merasakan kesusahan dalam tidur sehingga untuk membantunya dia menyalakan tv yang memperlihatkan apa yang sedang dilakukan ava melalui kamera pengawas. Ingin tau bagaimana turing test tersebut dikerjakan? Kalian bisa membaca kelanjutan ceritanya di drugstoreband.com

 

Seorang pekerja kantoran yang memiliki hobi blogging untuk mengurangi kapasitas memory yang disimpan didalam kepalanya.