Bisakah Durian Berbuah Saat Ditanam di Dalam Pot?

Tanaman buah dalam pot atau sering disebut sebagai tabulampot, akhir-akhir ini sangat populer terutama di wilayah perkotaan. Permasalahan keterbatasan lahan masih menjadi faktor utama mengapa tren tabulampot ini menjadi booming di perkotaan. Banyak sekali tanaman buah yang dijadikan sebagai tabulampot dan akhirnya mampu berbuah dan memiliki produktivitas cukup tinggi.

Keinginan untuk dapat membuat tabulampot pada semua jenis tanaman buah memang sedang gencar dilakukan. Bukan hanya pada tanaman buah yang memiliki ukuran kecil namun juga merambah ke jenis buah yang memiliki ukuran besar seperti durian. Keinginan untuk dapat membuat tabulampot durian ini masih sedang dalam tahap observasi. Beberapa pekebun mengatakan bisa menjadikan durian sebagai tabulampot sebagian lainnya mengatakan tidak, mengapa demikian?

Baca Juga : Tempat Bibit Durian Kaki Tiga Unggul

Tabulampot Durian Bisa Atau Tidak ?

Menanam durian di dalam pot dibilang sulit oleh beberapa petani yang pernah mencobanya, pohon memang dapat tumbuh namun akan sangat sulit untuk menghasilkan buah. Tanaman durian yang berhasil menjadi bunga ataupun berhasil menjadi buah tidak mampu tumbuh hingga besar apalagi matang.

Ukuran maksimal durian yang ditanam di dalam pot hanya mampu bertahan hingga sebesar jempol kaki orang dewasa. Setelah itu buah dan bunganya akan rontok, hal ini menurut beberapa petani terjadi karena perakaran durian yang menyebar. Saat ditanam di dalam pot perakaran durian yang besar dan menyebar menyebabkan sulit untuk memenuhi unsur hara untuk media tanam.

Hal ini membuat pertumbuhan pohon kurang maksimal dan membuat buah durian berguguran bahkan tidak bisa mencapai fase berbuah besar. Sehingga penanaman durian dianjurkan langsung saja di tanah tidak menggunakan tabulampot.

Tapi beberapa orang lain mengklaim jika pembuatan tabulampot durian tetap bisa dilakukan asalkan pemenuhan unsur hara, air, dan juga udara untuk tabulampot durian bisa tercukupi. Beberapa kasus yang terjadi pohon durian tetap mampu menghasilkan buah dengan baik hingga fase matang. Dengan hasil satu buah berbuah manis dan dua lainnya hambar, namun mematangkan buah durian dalam tabulampot bukan hal yang mustahil.

Merawat Tabulampot Durian Agar Berbuah

Salah satu cara untuk membuahkan durian ini adalah memastikan agar menggunakan bibit durian kaki tiga. Karena pohon mampu tumbuh lebih sehat karena penyerapan nutrisi dan hara dalam media tanam berlangsung lebih cepat. Kemudian rajin untuk melakukan pemangkasan pohon agar ukuran pohon tidak terlalu besar.

Penggantian tabulampot juga harus rutin dilakukan sehingga perakaran bibit durian di dalam pot tidak tertahan dengan tempat yang terlalu sempit. Gunakan pot yang berukuran lebih besar dari pot yang sebelumnya agar perakaran bisa bergerak lebih bebas lagi.

Merawat durian di dalam tabulampot memang lebih sulit dibandingkan dengan merawat durian yang ditanam langsung di area lahan penanaman. Namun bagi warga perkotaan hal ini bisa menjadi alternatif yang baik, untuk bisa menghasilkan pohon durian yang berbuah setelah dirawat sendiri.

Walaupun membutuhkan penanganan khusus seperti penyeimbangan unsur hara pada media tanam. Pohon buah seperti durian memang layak dicoba jika masih memungkinkan berbuah walaupun ditanam pada lahan terbatas. Maka dari itu kita harus lebih hati-hati serta lebih telaten untuk menjaga pertumbuhan tanaman buah ini.

Seorang pekerja kantoran yang memiliki hobi blogging untuk mengurangi kapasitas memory yang disimpan didalam kepalanya.