Budidaya Teripang, Komoditas Laut Harga Tembus 45 Juta!

Budidaya Teripang, Komoditas Laut Harga Tembus 45 Juta!

Apakah anda sudah pernah melihat teripang pada tempat budidaya teripang? Mungkin anda langsung bergidik, antara geli atau ngeri dengan bentuk teripang. Sampai saat ini, teripang menjadi salah satu komoditas laut berdaya jual tinggi.

Bayangkan, harga pasaran 1 kilogram teripang saja bisa mencapai hingga 3.000 dolar AS, atau lebih dari Rp 45 juta! Kendati demikian, harga teripang tentu bervariasi, sesuai jenis.

Handoko, peneliti Balai Besar Perikanan Budidaya Laut Lampung menyebutkan peran teripang sangat besar untuk kualitas perairan. Semakin banyak teripang di wilayah tertentu, maka semakin bagus kualitas airnya.

Budidaya Teripang, Komoditas Laut Harga Tembus 45 Juta!

Peluang Budidaya Teripang

Saat ini, budidaya teripang di Indonesia masih belum terlihat perkembangannya. Hal ini karena beberapa masalah seperti sifat biologi teripang yang tidak aktif, sehingga masa pertumbuhannya lambat. Banyak orang harus berpikir bolak-balik sebelum memantapkan diri untuk budidaya.

Indonesia sendiri memiliki topografi bagus, garis pantai memanjang, dan membuat banyak orang terlena. Hal ini membuat eksploitasi dapat terjadi, namun tidak ada upaya konservasi.

Pola pandang teripang adalah renewable dan merupakan common property, membuat sudut pandang tersebut tidak sejalan dengan pelestarian teripang. Jika dibiarkan saja, maka akan menurun serta merusak yang berakibat pada kelangkaan teripang.

Untuk mencegah populasi yang semakin langka, usaha budidaya teripang pun cukup menjanjikan. Dalam hal ini, butuh kerja pemerintah, peneliti, akademisi, serta para pelaku budidaya, importir, eksportir, dan masyarakat secara luas.

Budidaya Teripang, Komoditas Laut Harga Tembus 45 Juta!

Teknik-teknik Budidaya Teripang

Berikut adalah hal-hal yang harus anda perhatikan dalam teknik budidayanya versi Suksespedia:

1. Pelihara indukan pada kolam air laut, luas kolam 500 meter. Anda harus menambahkan kurungan tancap.

2. Kedalaman air 30 cm saat pasang surut dan 150 cm saat pasang naik. Memanfaatkan aktivitas ganti air pada kolam, sehingga anda tidak perlu ganti air manual.

3. Setiap meter persegi ukuran kolam, hanya untuk satu atau dua teripang.

4. Gunakan pakan alami, sangat disarankan membuat kolam yang subur.

5. Pemijahan hanya terjadi saat malam hari, pilih indukan sehat, berat 500 atau 1.000 gram, masukkan dalam keranjang.

7. Isi keranjang dengan 4 hingga 5 teripang. Gantung atau apungkan, dengan kedalaman 5-10 cm bawah permukaan air.

8. Saat sore hari, teripang yang anda apungkan dapat anda angkat dan bersihkan, lalu masukkan dalam air laut bersih. Penurunan suhu membantu  merangsang induk supaya terjadi pemijahan.

9. Pelihara larva dalam bak beton atau bak filter dengan volume 4-10 meter kubik untuk 100 individu per liternya.

10. Larva 1-20 hari perlu pakan Chaetoceros spp atau Nannochloropsis sp.

11. Panen ikan saat usia 21 hari, ganti algae betik dengan diatom tinggi untuk ganti pakan.

Nah, Bagaimana? tertarik untuk budidaya teripang?

Seorang pekerja kantoran yang memiliki hobi blogging untuk mengurangi kapasitas memory yang disimpan didalam kepalanya.