Mengenal Unsur Ekstrinsik Geguritan

Dalam bahasa Jawa, terdapat puisi yang di dalamnya juga sama seperti bentuk tulisan berirama lainnya, seperti adanya Intrinsik dan unsur ekstrinsik geguritan. Hal tersebut harus dipahami agar dapat menciptakan karya sesuai dengan tujuan masing-masing.

Unsur Ekstrinsik Geguritan

Secara bahasa, merupakan unsur yang membangun dari luar sebuah geguritan dan menjadi nilai tambah untuk puisi Jawa ini. Meski dalam bentuknya tidak sefamiliar Intrinsik, namun harus tetap diperhatikan agar tetap sesuai pada kaidah pembuatannya. Seperti:

Biografi Penulis

Untuk geguritan yang ditulis dan dikompilasi berbentuk buku, harus melampirkan biografi atau riwayat penulis. Hal ini penting karena menjadi identitas pengarang serta pembaca dapat mengetahui asal muasal puisi Jawa tersebut.

Untuk geguritan yang tidak berbentuk buku, biografi dapat dituliskan dengan menyebutkan nama. Serta dituliskan di bagian bawah judul. Penulisan identitas ini penting karena, tidak sedikit pembaca memilih puisi Jawa dari penulis tertentu.
 

Nilai Cerita Geguritan

Dalam sebuah tulisan haruslah mengandung nilai atau makna tertentu sebagai bahan pembelajaran atau renungan bagi pembaca. Tidak terkecuali pada geguritan yang juga digunakan untuk menghantarkan maksud penulis tentang suatu hal.

Nilai cerita geguritan Bahasa Jawa dapat membahas hal-hal sekitar kehidupan, seperti tentang nilai-nilai agama, moral, pendidikan, budaya dan bahkan isu-isu yang sedang hangat. Misalnya mengenai ekonomi, politik dan lain sebagainya.

Kemasyarakatan

Yang dimaksud dengan kemasyarakatan adalah kondisi sosial saat geguritan dibuat. Hal ini berkaitan dengan nilai cerita dan salah satu unsur Intrinsik yaitu tema, amanat dan perasaan. Dalam pembuatan geguritan, unsur tersebut juga penting agar maksud dari penulis tersampaikan dan sesuai dengan keadaan sekitarnya.

Jika menggunakan unsur ekstrinsik dengan baik, diharapkan penulis mampu menuliskan karya bermanfaat serta diterima oleh masyarakat. Sebab, puisi Jawa ini juga merupakan salah satu media yang bagus untuk menyampaikan pendapat.

Demikianlah penjelasan singkat mengenai unsur ekstrinsik geguritan yang dapat dipelajari. Dengan mengetahui berbagai macam faktor penyusun puisi Jawa ini, diharapkan pembaca atau penulis dapat mengaplikasikan dalam karyanya.

 

Seorang pekerja kantoran yang memiliki hobi blogging untuk mengurangi kapasitas memory yang disimpan didalam kepalanya.