Modal Jualan Bakso dan Mie Ayam Serta Peluangnya

Jika anda memahami detail modal usaha bakso dan mie ayam ini, anda akan mengerti berapa modal yang dibutuhkan. Sehingga nantinya saat memulai usaha tidak akan mengalami kekurangan modal atau bahkan surplus. Sesuaikan pilihan keuangan dengan bisnis yang ingin Anda buka. Sehingga nantinya uang yang beredar tidak hanya habis untuk melunasi hutang.

Bakso dan mie ayam adalah menu yang tak terkekang oleh waktu. Jika rasa dapat dipertahankan, kualitas bahan dapat dipertahankan maka pelanggan tidak akan berpindah. Apalagi dengan inovasi-inovasi yang bisa dilakukan dari segi tampilan dan rasa. Karena untuk menarik anak muda, Anda membutuhkan menu yang tidak hanya enak, tetapi juga fotogenik. Nah berikut ini modal jualan bakso dan mie ayam serta peluangnya.

 

Peluang Usaha Bakso dan Mie ayam

1. Pangsa pasar

Tidak perlu khawatir akan pangsa pasar untuk mie ayam ini, karena hampir semua orang menyukainya. Jadi, untuk memaksimalkan potensi pada pangsa pasar, Anda dapat membuka bisnis ini di lokasi yang cenderung ramai. Misalnya, dekat fasilitas umum, tempat wisata, jalan utama maupun di pemukiman padat penduduk.

Jangan lupa hitung detail modal usaha bakso serta mie ayam bila belum memiliki target pasar. Bila Anda yakin dengan potensi dan memiliki lokasi yang strategis, maka bersiaplah untuk membuka usaha. Tanpa pembeli sasaran, Anda harus mempertimbangkan kembali untuk merelokasi atau mengubah area bisnis yang lebih potensial.

2. Potensi keuntungan

Bisnis bakso dan mie ayam mempunyai potensi yang bagus. Karena sebagai salah satu penyedia menu pelepas lapar dan sebagai titik temu dan mitra perbincangan. Keuntungan sebagai penjual tentu tidak hanya pada bentuk bahannya saja. Namun dalam ulasan ini kami akan mengungkapkan potensi keuntungan materialnya.

Jika dibandingkan dengan potensi keuntungannya, rincian modal usaha bakso serta mie ayam tak banyak. Kesabaran hanya diperlukan di awal, karena modal untuk peralatan lebih besar dari modal kerja. Karena modal peralatan bisa bermanfaat dalam jangka panjang.

 

1. Modal peralatan

Memulai toko bakso dan mie ayam membutuhkan banyak peralatan. Mulai dari tempat, peralatan masak, peralatan makan dan mesin pembuat bakso dan mesin peniris minyak jika dibutuhkan. Cara penyajian pun harus sesempurna mungkin agar dapat menarik lebih banyak pelanggan. Berikut ini adalah rincian modal peralatan yang dibutuhkan:

  • Kios atau tempat usaha : dimiliki atau disewa, bila menyewa harga tergantung lokasi.
  • Keranjang: 2.000.000
  • Panci besar: 500.000
  • Kompor + tabung dan regulator: 500,000
  • Peralatan masak: 250.000
  • Peralatan Makan: 750.000+
  • Jumlah: 3.500.000

Catatan: Bab ini tidak termasuk menyewa tempat atau bangunan di atas tanah Anda sendiri. Jika terdapat bangunan yang dapat diberdayakan, sebaiknya digunakan dulu. Oleh karena itu, informasi modal usaha bakso dan mie ayam bisa sangat fleksibel dalam hal penyiapan tempat.

 

2. Modal kerja harian

Karena modal kerja harian adalah modal bahan dan peralatan sehari-hari. Detailnya tentu saja tergantung menu mana yang ingin Anda sajikan. Misalnya, dalam contoh berikut, toko memiliki menu yang meliputi mie ayam, bakso, kerupuk, jus jeruk, dan es teh. Adapun rincian modal untuk usaha bakso dan mie ayam yang diperlukan setiap hari untuk membuka toko adalah:

  • 250 bakso: 100.000
  • 50 porsi mie: 100.000
  • 3 kilogram ayam: 100.000
  • Bahan bumbu, sayuran dan cabai: 100.000
  • Kerupuk / Keripik: 25.000
  • Air dan listrik: 25.000
  • Bahan es dan minuman: 50.000+
  • Jumlah: 500.000

Modal ini berlaku pada 50 porsi bakso serta 50 porsi mie ayam. Tentu saja jumlah porsi ini dapat disesuaikan pada kebutuhan. Anda bisa memperkirakan berapa porsi yang akan disajikan dalam sehari. Jika dirasa kurang bisa ditambahkan. Namun jika dirasa terlalu berlebihan, bisa dikurangi.

Seorang pekerja kantoran yang memiliki hobi blogging untuk mengurangi kapasitas memory yang disimpan didalam kepalanya.