Ekosistem

Peranan Dekomposer pada Ekosistem

Peranan Dekomposer pada Ekosistem – Bumi yang luar biasa ini ditinggali oleh bermacam-macam makhluk hidup, diantaranya manusia, hewan, dan tumbuhan, yang semuanya itu memiliki tempat hidupnya masing-masing. Semua makhluk hidup yang tinggal di bumi saling membutuhkan dan berinteraksi sesuai dengan kebutuhan dan peranannya masing-masing.

Di dalam kehidupan ini terjadi hubungan timbal balik antara manusia, tumbuhan, dan tempat hidupnya. Interaksi antara makhluk hidup dengan lingkungannya yang membentuk suatu sistem yang dinamakan dengan ekosistem.

Faktanya, setiap makhluk hidup yang ada di bumi tidak dapat lepas dari lingkungannya. Jadi dengan adanya interaksi antara makhluk hidup dengan lingkungannya, maka terdapat berbagai macam ekosistem yang akan selalu tumbuh dan berkembang, sehingga menimbulkan perubahan.

Ketika Kamu pergi ke gunung, maka Kamu akan menemukan ekosistem gunung, dan ketika Kamu pergi ke danau, maka Kamu juga akan menemukan ekosistem danau. Intinya, setiap ekosistem yang terdapat di bumi ini tersusun atas makhluk hidup dan makhluk tak hidup. Contohnya, di ekosistem sungai terdapat hewan dan tumbuhan yang hidup secara bersama-sama, diantaranya ikan-ikan kecil, ular sawah, rumput di tepian sungai, dan sebagainya.

Macam-macam Ekosistem

Ekosistem

1. Hutan Hujan Tropis

Indonesia adalah salah satu negara yang dianugerahi dengan hutan hujan tropis yang subur karena dilintasi oleh garis khatulistiwa. Sehingga, di Indonesia dapat ditemukan flora dan fauna yang beragam jenisnya. Hal itu juga yang menjadikan Indonesia sebagai sentra biodiversitas dunia.

Hal ini terbukti dari banyaknya ekowisata yang akhir-akhir ini mulai ramai dikunjungi dan menjadi destinasi liburan favorit. Selain memiliki panorama yang menawan, ekowisata ini juga mempunyai citarasa kelas dunia. Di Indonesia, hutan hujan tropis banyak ditemukan di Sumatera, Kalimantan, dan Papua.

2. Hutan Sabana

Hutan  adalah tempat yang ditumbuhi oleh berbagai macam tumbuhan dan menjadi bagian penting dalam ekosistem. Selain berfungsi sebagai paru-paru dunia, penyedia air dan oksigen, hutan juga menjadi tempat hidup bagi flora dan fauna.

Hutan Sabana berada di daerah yang beriklim tropis, yaitu terletak di Nusa Tengara Timur dan Papua. Ekosistem dengan curah hujan yang berkisar antara 95 hingga 150 cm per tahun ini didominasi oleh rumput dengan semak-semak akasia, dan beberapa macam hewan seperti gajah, kuda, macan tutul, singa, dan jenis-jenis hewan pengerat.

3. Pegunungan

Ekosistem pegunungan di Indonesia adalah kawasan dengan karakteristik yang khas, yang ditandai oleh ketinggian dari permukaan laut yang besar. Selain itu, pegunungan juga memiliki suhu yang sejuk, lereng yang curam, dan curah hujan yang relatif tinggi, namun rawan terhadap bencana, seperti longsor dan gunung merapi.

4. Laut

Indonesia memiliki garis pantai yang begitu panjang sehingga membutuhkan perhatian khusus untuk kelangsungan ekosistem laut dan pantai. Ekosistem laut di dekat pantai terdiri dari terumbu karang, tanaman pinggir pantai, kepiting, dan plankton. Cobalah sesaat untuk melihat kehidupan di sekelilinmu.

Di dalam semua ekosistem pasti tersusun atas produsen, konsumen, dan dekomposer. Semua memiliki peran masing-masing dan terciptalah jaring makanan. Semua memiliki peran yang penting, termasuk dekomposer. Namun apa itu itu dekomposer? Dan apa perannya di dalam ekosistem?

Pengertian Dekomposer

Dekomposer atau pengurai adalah organisme yang memakan organisme lain yang sudah mati serta produk-produk limbah dari organisme lainnya. Dekomposer membuat tanah kaya akan nutrisi dengan menambahkan senyawa organik dan juga membawa zat seperti karbon, air, dan nitrogen kembali ke ekosistem.

Dekomposer mendapatkan energi dengan cara menguraikan sisa-sisa makhluk hidup yang telah mati. Selain itu, dekomposer juga berperan dalam meleburkan senyawa organik kompleks menjadi lebih sederhana, sehingga dapat terurai dengan mudah di lingkungan.

Ketika di suatu tempat, terdapat bangkai organisme, maka dekomposer akan datang dan memakan bangkai tersebut, yang kemudian dikeluarkan kembali dalam bentuk senyawa yang lebih kecil agar mudah larut ke dalam tanah.

Pada akhirnya, hasil penguaraian bangkai oleh dekomposer menjadi pupuk kompos yang berfungsi untuk menyuburkan tanah. Sehingga, tumbuhan yang hidup di sekitarnya akan mendapatkan manfaat dari penguraian organisme ini. Jadi, selain berfungsi untuk membersihkan jasad organisme yang telah mati, dekomposer juga berperan dalam membantu menyuburkan tanah.

Contoh dekomposer adalah serangga, cacing tanah, bakteri, jamur, belatung, siput, lumut, kecoa, ragi. Jika ingin mengetahui lebih mengenai semua hal mengenai dekomposer, maka Kamu bisa mendapatkanya di Edutore. Dengan Edutore, Kamu juga bisa melakukan beragam latihan seperti mengerjakan soal sbmptn soshum, jadi coblah aplikasi dari Gramedia tersebut sekarang juga.

Seorang pekerja kantoran yang memiliki hobi blogging untuk mengurangi kapasitas memory yang disimpan didalam kepalanya.