Peristiwa Nuzulul Quran, Sejarah Alquran Diturukan

Nuzulul quran, atau yang dikenal sebagai peristiwa Al Quran diturunkan ke bumi merupakan peristiwa yang bersejarah dan memiliki makna bagi umat muslim. 

Al Quran sebagai kitab suci umat muslim, yang berisi 30 juz, dan 114 surat di dalamnya. Diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW secara berkala. Al Quran pertama kali diturunkan pada tanggal 17 Bulan Ramadhan. Proses turunnya Al Quran secara berkala ini yang kemudian dipahami sebagai Nuzulul Quran.

Artikel Keislaman Lainnya : https://cendekiaprivat.com/belajar-quran-online/

Peristiwa turunnya Al Quran ini, terbagi menjadi 2 tahap, pertama Al Quran diturunkan secara utuh dari lauhul mahfudz ke langit bumi. Pada waktu ini terjadi, dikisahkan bahwa malam lailatul qadar ini lebih baik daripada malam seribu bulan. Kedua, Al Quran diturunkan secara bertahap dari Malaikat Jibril Nabi Muhammad SAW.

Pada saat Al Quran diturunkan, Nabi Muhammad saat itu berusia 40 tahun. Allah memerintahkan Jibril untuk memberikan wahyu berupa surat Al-Alaq 1-5 yang berisi perintah untuk  membaca. Pada saat terjadinya peristiwa ini Nabi sedang berada di Gua Hira, sebuah gua yang berada tidak jauh dari Kota Mekah.

Peristiwa turunnya Al Quran ini juga sebagai tanda, Muhammad SAW diangkat menjadi nabi dan rasul untuk umat muslim.

Berbagai sumber menyebutkan, Al Quran diturunkan bertahap hingga sekitar 23 tahun. Turunnya ayat-ayat Al Quran ini, juga sebagai jawaban dan petunjuk terhadap permasalahan yang terjadi pada masa itu.

Urutan surat-surat di dalam Al Quran tidak berdasarkan kapan surat tersebut diturunkan ya, jadi jangan salah memahami. Diturunkanya Al Quran terjadi pada dua tempat, yakni kota Makkah dan Madinah. Hal ini pula yang melatarbelakangi penyebutan untuk surat makiyah dan madaniyah, yakni berdasarkan tempat diturunkannya surat tersebut.

Periode pertama turunnya Al Quran yang terjadi di Kota Mekah, selama kurang lebih 13 tahun. Allah menurunkan ayat-ayat tentang dasar-dasar akhlak Islam, pengetahuan mengenai sifat-sifat yang dimiliki Allah, serta bantahan pandangan hidup jahiliyah masyarakat pada masa itu.

Kemudian, pada periode ini Allah juga menurunkan ayat yang umumnya berisi tentang kewajiban seorang muslim, mengesakan Allah, ayat tentang hari kiamat, serta kecaman perilaku buruk orang-orang musyrik. 

Pada periode madinah, setelah Rasulullah mulai Hijrah dari Kota Mekah ke Madinah. Di kota ini Al Quran diturunkan bertahap selama 10 tahun. Pada masa ini, Nabi SAW mulai berdakwah kepada kaum-kaum yahudi, meskipun mulai banyak penentangan. 

Pada masa Al Quran diturunkan, Nabi SAW yang tidak bisa membaca dan menulis akan segera menyampaikan wahyu tersebut kepada para sahabat, lalu mereka akan menghafal dan menuliskannya dengan media kulit pohon, batu, kulit pohon dan sebagainya agar wahyu Allah tetap terjaga dan bisa diamalkan.

Nabi Muhammad SAW dibantu malaikat jibril untuk mengingat-ingat hafalannya terhadap ayat-ayat Al Quran yang telah diturunkan. Dikisahkan, pada tahun terakhir sebelum Rasulullah wafat, ia bersama malaikat jibril mengulangi hafalan sebanyak dua kali.

Sebagai peristiwa yang luar biasa, pada malam nuzulul quran ibadah yang kita lakukan akan mendapat pahala yang berlipat ganda yang diberikan Allah kepada hambanya. Maka biasanya umat muslim melakukan banyak ibadah pada malam ini, seperti membaca Al Quran serta memperbanyak shalat dan memperbanyak dzikir atau mengingat Allah.

Hikmah membaca Al Quran pada malam nuzulul quran adalah mendapatkan syafaat kelak di hari kiamat, selain itu dengan mendekatkan diri dan mengingat Allah pada malam tersebut akan membuat hati dan jiwa kita menjadi tenang dan tentram.

Sumber: https://cendekiaprivat.com

Seorang pekerja kantoran yang memiliki hobi blogging untuk mengurangi kapasitas memory yang disimpan didalam kepalanya.