Praktis! Inilah Kelebihan dan Kekurangan Dispenser Galon Bawah

Rasanya dispenser sudah menjadi perabotan yang wajib ada, baik di rumah, restoran, kantor, gym hingga anak kost di wilayah Jakarta Utara. Apabila dispenser mengalami kerusakan bisa langsung diperbaiki melalui service dispenser Jakarta Utara secepatnya.

Tentu saja jenis dispenser yang digunakan biasanya berbeda-beda. Setiap jenis dispenser memiliki fitur yang menawarkan kelebihan dan tak jarang juga ada kekurangannya.

Kali ini akan membahas mengenai dispenser galon bawah, apa saja kelebihan yang dimilikinya dan juga kekurangannya.

Bottom loading dispenser merupakan jenis dispenser yang sedang banyak diminati karena kepraktisannya ketika dipasang. Orang-orang tidak perlu lagi  untuk mengangkat galon yang berat untuk bisa minum dari dispenser.

Kelebihan Dispenser Galon Bawah

  • Hemat Tenaga

Umumnya dispenser harus diangkat kemudian diletakkan pada lubang dispenser secara pas. Teknologi terus berkembang, kini bisa diletakkan di bawah dengan sistem pengambilan air galon melalui pipa dan alat penyedot rancangannya.

  • Cepat Panas dan Dingin

Karena mungkin lebih canggih, maka waktu yang dibutuhkan untuk memanaskan dan mendinginkan air jadi lebih cepat. Bahkan tak lama setelah galon baru dipasang dan sambungan listriknya dinyalakan.

  • Aman Bagi Si Kecil

Ada fitur safety lock, si Kecil tidak bisa seenaknya main-main dengan dispenser galon bawah. Biasanya si kecil memainkan keran air galon sehingga bisa menyebabkan air bocor atau dikucurkan terus menerus.

Fitur safety lock membuat Anak Kecil tidak tahu cara menggunakannya. Pastikan berfungsi dengan baik oleh jasa Service Dispenser untuk mengeceknya kembali.

Kekurangan Dispenser Galon Bawah

  • Lebih Mahal

Sudah pasti, dibandingkan dengan galon biasa maka harganya lebih mahal, namun tetap masih terjangkau di kalangan masyarakat. Hal ini dikarenakan teknologi yang dimilikinya lebih canggih dibandingkan dispenser biasa.

  • Daya Listrik Tinggi

Bottom loading dispenser membutuhkan daya listrik sebesar 450 watt, tidak heran banyak yang menyebabkan listrik anjlok. Bisa jadi Anda harus mengurangi perabotan yang lain agar daya listrik dispenser tetap hidup.

  • Jika Mati Listrik, Dispenser Pun Mati

Tidak bisa digunakan, dispenser bottom loading mengandalkan listrik untuk menyedot airnya menggunakan pompa dalam dispenser. Ketika listrik mati, Anda masih bisa minum selama persedian pada penampungan air masih tersedia.

Jika memilih bottom loading dispenser harus memahaminya sistemnya juga, jika mengalami kerusakan segera service dispenser, jangan dibiarkan agar tidak semakin parah kerusakannya.

Seorang pekerja kantoran yang memiliki hobi blogging untuk mengurangi kapasitas memory yang disimpan didalam kepalanya.