Reed Alpukat Import dari California

Jika anda adalah penikmat buah atau pencinta alpukat tentu pengetahuan anda tentang buah sangat luas. Saat ini banyak orang yang mencoba untuk mendatangkan jenis-jenis buah baru dari luar negeri untuk ditanam ke Indonesia. Salah satu yang paling banyak didatangkan dari luar adalah buah alpukat. Banyak entres alpukat yang akhirnya mampu menjadi pohon dan berbuah dengan baik di Indonesia salah satunya adalah alpukat reed.

Bibit alpukat reed yang ada di Indonesia kebanyakan merupakan introduksi dari negara lain. biasanya dari negara asalnya yaitu California, Amerika Serikat. Tetapi ada juga yang mendatangkan bibit alpukat reed dari Vietnam. Tidak ada perbedaan yang berarti antara introduksi dari California maupun dari Vietnam. Keduanya sama saja menghasilkan buah yang baik dan berkualitas.

Alpukat Reed Sebagai Buah Import

Alpukat reed merupakan alpukat yang laku dan laris di pasaran internasional. Bobot buahnya yang berkisar antara 350 – 700 gram merupakan berat ideal untuk mengimpor buah ke luar negeri. Selain itu rasa buah alpukat reed juga sangat lezat. Alpukat reed memiliki cita rasa excellent, gurih, pulen, serta bertekstur lembut yang mampu memberikan kenikmatan saat menikmati buahnya. Warna buah alpukat reed juga kuning sedikit krem, sehingga masuk kedalam kategori alpukat mentega

Baca Juga : Bibit Alpukat Reed – Alpukat California Yang Lezat Bentuk Menyerupai Alpukat Miki

Sayangnya, penyimpanan buah alpukat reed tidak bisa selama alpukat hass. Alpukat reed hanya mampu bertahan 3 minggu setelah masa pemetikan. Berbeda dengan alpukat hass yang daya simpannya bisa mencapai waktu 6 minggu. Maka dari itu impor buah alpukat reed masih sangat terbatas. Kebanyakan petani hanya mengirimnya ke wilayah lokal dan kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya.

Peminat Alpukat Reed

Alpukat reed saat ini sedang sangat dicari oleh banyak orang. Tingkat kepopuleran buah alpukat ini juga semakin meningkat. Seiring dengan banyaknya permintaan pasar maka budidaya alpukat reed pun juga akan semakin terbuka lebar. Banyak petani yang sudah mencoba membudidayakan bibit alpukat reed untuk kepentingan komersial. Tentu saja hal ini sangat baik untuk petani. Karena harga buah alpukat reed masih sangat mahal karena belum ada yang benar-benar membudidayakannya di Indonesia. Jadi stok alpukat reed di Indonesia kebanyakan masih ekspor dari negara lain.

Dengan kabar baik ini tentunya membuka peluang bagi siapapun yang ingin mencoba budidaya alpukat reed. Karena belum banyak saingan di masing-masing daerah sehingga bisa memperkirakan pasar yang baik untuk budidaya alpukat ini. Sebagai gambaran jika anda memiliki sebidang tanah dengan luas sekitar satu hektar, maka anda mampu menanam sekitar 400 bibit alpukat dengan jarak tanam antar masing-masing pohon sekitar 5 x 5 meter. Dengan 400 bibit tentu sudah mampu menghasilkan uang yang cukup. Dan dalam jangka waktu 5 tahun diharapkan agar hasil alpukat reed ini bisa menghasilkan uang dan balik modal. 

Demikian apa yang bisa kami sampaikan, selain alpukat reed sebenarnya masih banyak lagi jenis alpukat import yang tentunya unggul dan mampu tumbuh dan berbuah dengan baik di Indonesia. Anda tentu sudah tidak asing dengan beberapa nama tersebut. Kami akan coba membahasnya pada artikel-artikel selanjutnya. Terima kasih atas perhatian anda dan happy gardening.

 

Seorang pekerja kantoran yang memiliki hobi blogging untuk mengurangi kapasitas memory yang disimpan didalam kepalanya.